Ringkasan Seputar Pancasila dari Insanpelajar.com

Setelah belajar dari situs Insan Pelajar, kini penulis akan mereview ulang mengenai materi Wawasan kebangsaan khususnya Pancasila. Pancasila merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia. Pancasila menjadi pedoman bagi pemerintah maupun masyarakat dalam membuat suatu kebijakan, keputusan, atau dalam beraktivitas. Sehingga pancasila dapat dikatakan sebagai jiwa bangsa Indonesia. Apabila nilai-nilai Pancasila tidak diterapkan dalam kehidupan bernegara, maka bangsa kita akan kehilangan ruhdan identitasnya.

Pancasila merupakan ideologi terbuka yang berarti nilai-nilai pancasila selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Pancasila mengandung nilai yang umum serta menggambarkan pola kehidupan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila akan terus relevan kapan saja. Nilai-nilai Pancasila tidak akan tertinggal dan termakan oleh zaman.

Berdasarkan referensi dalam materi Wawasan kebangsaan yang dimuat dalam laman edukasi Insan pelajar, Pancasila mengandung dua nilai yaitu nilai objektif serta nilai subjektif. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai nilai Objektif serta nilai subjektif yang terkandung dalam Pancasila sesuai referensi laman belajar Insanpelajar.com.

  • Nilai Objektif

Nilai objektif merupakan nilai yang dapat diterima secara universal serta tetap releval dengan keadaan sosial saat ini. Nilai objektif akan selalu diterima di mana saja dan kapan saja. Beberapa contoh nilai yang sifatnya objektif ialah nilai kemanusiaan serta keadilan sosial. Kedua nilai tersebut akan berlaku sepanjang zaman di berbagai tempat. Tentu tak ada bangsa yang mengakui secara sadar bahwa bangsa tersebut membenci kedua nilai tersebut.

  • Nilai Subjektif

Nilai subjektif merupakan nilai-nilai  yang lahir karena pencetus menyukai ide tersebut. Nilai subjektif secara umum tidak bersifat universal. Nilai tersebut sangat bergantung pada kondisi serta wilayah tertentu. Sebagai contoh ialah norma kesopanan yang berlaku di negara Eropa, Asia Timur, dengan Asia Tenggara.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebenarnya adalah hasil kristalisasi kehidupan bangsa Indonesia yang telah dimusyawarahkan oleh para pencetus Pancasila. Berdasarkan musyawarah tersebut, salah satu nilai yang diangkat dalam Pancasila ialah nilai Ketuhanan. Hal tersebut menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius da memposisikan agama dalam kehidupan. Selaim itu, sila Permusyawaratan juga menunjukkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung musyawarah dalam memutuskan suatu perkara.

Kedua nilai di atas merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila memang terdiri dari 5 sila di dalamnya. Namun, sila-sila tersebut mengandung maksud atau makna masing-masing yang menuntut kita untuk mengamalkannya. Makna tersebut sering kita sebut sebagai buti-butir pengamalan sila Pancasila. Apabila Anda ingin menambah wawasan mengenai Pancasila, Anda dapat membaca web edukasi Insanpelajar.com.

Read More